Menjadi Kecil dan Tak Terlihat

     

Menjadi Kecil dan Tak Terlihat








       Dunia ini memang kejam, semua akan susah jika tidak memiliki relasi. Tidak munafik, tapi kebanyakan orang  akan melihat hal-hal yang dianggap bagus jika untuk kepentingan  mereka. Hal yang menguntungkan bagi mereka aka dikejar kemanapun. Sebagai orang yang biasa dan terpinggirkan, tidak akan ada celah bagi mereka untuk  menapakkan kaki walaupun cuma sedetik. Ada beberapa orang yang akan mencoba mendekati si- orang yang tidak memiliki celah tersebut (?) pertama; mungkin mereka sok baik, kedua mereka mengambil keuntungan, ketiga dia benar-baik tapi suatu ketika dia bosan untuk berbuat baik akhirnya menjauhi si orang yang tidak memiliki celah tersebut.
           si orang yang tidak memiliki celah itu (?) akan merasa kebingungan, mereka akan bingung harus berbuat seperti apa. Pura-pura mengetahui kebohongan mereka atau ikut2an berbuat sok baik, atau justru membrontak dengan apa yang orang itu lihat. Nah,, disinilah letak kelemahan si orang yag tak memiliki celah itu.
            Si orang itu tidak dapat berbuat apa-apa untuk apa yang ia lihat dan apa yang ia dengar.  Untuk masalah ketertarikan memang sangat berbeda. Si orang yang tidak memiliki celah itu (?) akan merasa terpinggirkan dalam hal apapun, mulai dari perlakuan orang2 terhadapnya, dan cara orang itu berlaku akan diolok oleh siapapun yang melihat. Orang lemah akan befikir bahwa hidup ini tidak adil, tapi tidak dengan orang yang tak memiliki celah itu (?), orang itu, sangat pantang menyerah banyak sekali hal yang membuatnya merasa terjatuh. tapi hal yang menjadi kekuatanya untuk surfive ialah karna ia kecil dan tak terlihat. dia ingin terlihat tp dia sangat kecil jadi, apa yang harus ia lakukan???? dia harus menjadi besar !!!
         Jika Si orang kecil dan tak miliki celah itu pantang menyerah seharusnya dia menjadi orang yang besar, dan kenapa sampai sekarang ia tetap menjadi kecil?................
bukan hanya itu saja kenapa orang kecil itu sangat pasif dan hanya diam saja mendapat perlakuan tidak adil. Ini lah yang difikirkan banyak orang. Tapi, berbeda dengan jalan fikiran si kecil yang tidak memiliki celah tersebut.

           Dia memikirkan orang lain, dan orang lain mengabaikanya. Dia memberi perhatian yang besar lebih dari pada apapapun, tapi dia enggan melakukanya. Tidak ada yang bisa menebak apa isi hatinya. Hatinya sangat runyam, jika dunia ini tak berpihak kepadanya, untuk apa dia hidup.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makna Lagu One More Chance "Super Junior"

SUSUNAN SOAL KETRAMPILAN BERBICARA MURID SMA (FORMAT PENILAIAN KOMPONENEN BERBICARA DAN PEDOMAN PENSKORAN NILAI)

Kesenian Jaranan "Turonggo Joyo Saputro" Wates-Kediri Jawa Timur